Latest Posts

Kamis, 27 Mei 2010

1. Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi,
bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan
kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.[Har05].
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”

2. Sistem Aplikasi Komputer Berbasis Web
Aplikasi dalam bahasa awam sering disebut sebagai sebuah kumpulan program
atau script. Aplikasi web yang dibangun dengan menggunakan Struts framework
terdiri dari komponen-komponen individual yang digabungkan menjadi satu
aplikasi. Aplikasi tersebut dapat diinstal dan dieksekusi oleh web container.
Komponen-komponen tersebut dapat digabungkan karena mereka terletak dalam
sebuah konteks web yang sama, yang menjadikan mereka bergantung satu dengan
yang lainnya, baik secara langsung ataupun tidak langsung.
3 Perangkat Analisa Sistem
3.1 Data Flow Diagram (DFD)
DFD merupakan diagram yang mengunakan notasi-notasi atau simbol-simbol
untuk mengambarkan sistem jaringan kerja antar fungsi-fungsi yang berhubungan
satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data.[Har05].
Adapun yang digunakan dalam DFD adalah:
1. Kesatuan Luar (External Entity)
Kesatuan luar (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang,
organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan
memberikan input atau menerima output dari sistem. Suatu kesatuan luar
dapat disimbolkan dengan suatu notasi persegi panjang atau suatu persegi
panjang dengan sisi kiri dan atasnya berbentuk garis tebal.
2. Aliran data
Aliran data di DFD diberikan simbol suatu panah. Aliran data ini mengalir
diantara process (process), simpanan data (data store) dan kesatuan luar
(External entity). Aliran data ini menunjukkan arus dari data yang dapat
berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.
3. Proses
Suatu process adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin
atau komputer dari hasil suatu aliran datayang masuk ke dalam proses untuk
dihasilkan aliran data yang akan keluar dari proses. Suatu proses dapat
disimbolkan dengan notasi lingkaran atau dengan simbol empat persegi
panjang dengan sudut-sudut tumpul.
4. Penyimpan Data (Data Store)
Penyimpan data (data store) merupakan penyimpan data yang dapat berupa:
• Suatu file atau basis data di sistem komputer.
• Suatu arsip atau catatan manual.
• Suatu kotak tempat data di meja seseorang.
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
122
• Suatu tabel acuan manual.
• Suatu agenda atau buku.
Simpanan data di DFD dapat disimbolkan dengan sepasang garis horisontal
paralel yang tertutup di salah satu ujungnya atau tanpa ditutup.
read more...

phbs

RUMAH TANGGA SEHAT
Ayo ! Lakukan Hidup Bersih dan Sehat

Apa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) di Rumah Tangga ?
PHBS di rumah tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu , mau dan mampu mempraktikan Perilaku Hidup Bersiha dan Sehat serta berperan aktif dalam gerakan –gerakan kesehatan masyarakat.

Apa Mamfaat PHBS ?
Mamfaat bagi Rumah Tangga :
- Setiap anggota keluarga meningkatkan kesehatannya dan tidak mudah sakit
- Anak tumbuh sehat dan cerdas
- Kemapuan bekerja setiap anggota keluarga meningkat
- Pengeluaran biaya rumah tangga dapat dipergunakan untuk pemenuhan gizi keluarga , pendidikan dan modal usaha untuk peningkatan pendapatan keluarga
Mamfaat bagi Masyarakat
- Masyarakat mampu memgupayakan lingkungan sehat
- Masyarakat mampu mencegah dan menanggulangi masalah-masalah kesehatan
- Masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia
- Masyarakat mampu mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat ( UKBM ) seperti : posyandu , dana sehat , pondok bersalin desa ( polindes), Arisan jamban , kelompok pemakai air dll.
Mengapa perlu Berperilaku Hidup Bersih & Sehat di Rumah Tangga ?
- rumah tangga sehat merupakan aset dan modal utama pembangunan dimasa depan yang perlu di jaga , ditingkatkan dan di lindungi kesehatannya.
- Beberapa anggota rumah tangga ( Ibu hamil ,bayi,balita )rawan terkena gangguan berbagai penyakit .
- Kesakitan dan kematian karena penyakit infeksi dan non infeksi dapat di cegah dengan ber-Perilaku Hidup Bersih dan Sehat .
Siapa sasaran Perilaku Hidup Bersih & Sehat di Rumah Tangga ?
Sasaran Pembinaan Perilaku Hidup Bersih & Sehat di Rumah Tangga adalah seluruh anggota keluarga yaitu:
Pasangan Usia Subur ( PUS ) , Bumil ,Buteki,aAnak,Remaja, Lansia, dan Pengasuh Anak
Siapa yang diharapkan dapat melakukan Pembinaan Perilaku Hidup Bersih & Sehat di Rumah Tangga ?
Petugas kesehatan, Petugas Lintas Sektor, Tokoh Masyarakat, Kader Posyandu, Kader Dasa Wisma serta para pemerhati Kesehatan diharapkan dapat melakukan Pembinaan terhadap keluarga / rumah tangga agar dapat ber-Perilaku Hidup Bersih & Sehat
Apa yang harus dilakukan keluarga untuk mewujudkan Rumah Tangga Sehat ?
1. Persalinan oleh Tenaga Kesehatan
2. ASI Ekslusif ( 0-6 bln )
3. jaminan pemeliharaan kesehatan
4. ketersedian air bersih
5. ketersedian jamban
6. Kesesuaian luas lantai dengan jumlah penghuni
7. Lantai rumah bukan dari tanah
8. Cuci tangan pakai sabun
9. Rumah bebas jentik
10. Makan sayur dan buah setiap hari
11. Aktifitas fisik / olahraga tiap hari
12. Tidak merokok di dalam rumah








































Definisi Operasional Indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tangga

1. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan adalah persalinan balita termuda ditolong oleh dokter / bidan
2. ASI Eksklusif “ Bayi yang mendapat Air Susu Ibu saja sejak lahir sampai usia 6 bulan ( tidak diberi makan /minum kecuali obat ).
3. mempunyai jaminan pemeliharaan kesehatan adalah anggota rumah tangga mempunyai jaminan atau dana tersendiri untuk biaya pemeliharaan , pencegahan dan pengobatan jika sakit ,misalnya Askes, Kartu Kesehatan /Askeskin , Dana Sehat , Jamsostek , Asuransi Perusahaan dll
4. Ketersedian air bersih adalah rumah tangga atau keluarga yang memiliki dan menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari yang berasal dari sumur yang terlindungi, air pompa , mata air yang terlindugi, penampunan air hujan , air ledeng dan air dalam kemasan ( sumber air pompa , sumur , mata air terlindungi berjarak minimal 10 meter dari tempat penampungan kotoran atu limbah / WC )
5. Ketersediaan jamban sehat adalah rumah tangga atau keluarga yang memiliki dan menggunakan jamban/WC/cubluk/kakus leher angsa dengan tangki septic atau lubang penampungan kotorana sebagai pembuangan akhir .
6. Kesesuaian luas lantai dengan jumlah penghuni adalah rumah tangga yang mempunyai luas lantai rumah yang ditempati dan sigunakan untuk keperluan sehari- hari dibagi dengan jumlah penghuni minimla 9 meter persegi per- orang .
7. Kesesuaian luas lantai dengan jumlah penghuni adalah adalah rumah tangga yang mempunyai rumah dengan bagian / dasar / alas terbuat dari semen , papan ,ubin , bambu .
8. Cuci tangan pakai sabun adalah anggota rumah tangga selalu mencuci tangan sebelum makan , sebelum merawat anak , dan sesudah buang air besar dengan memakai sabun serta air bersih yang mengalir.
9. Bebas jentik adalah rumah tangga yang tidak ditemukan jentik nyamuk pada tempat-tempat penampungan air , bak mandi, gentong air, vas bunga , pot bunga / alas pot bunga , wadah pembuangan air dispenser,wadah pembuangan air kulkas dan barang-barang bekas/ tempat-tempat yang bias menampung air.
10. Makan sayur dan buah setiap hari adalah anggota rumah tangga berumur 10 tahun keatas yang mengkonsumsi sayuran dan buah setiap hari.
11. Melakukan aktifitas / olahraga setiap hari adalah anggota keluarga yang berumur 10 tahun ke atas melakukan aktifitas fisik / olahraga (jalan /lari dan senam ) minimal selama 30 menit setiap hari .
12. Tidak merokok di dalam rumah adalah anggota ruamh tangga berumur 10 tahun keatas tidak merokok di dalam rumah
read more...

Selasa, 11 Mei 2010

profil superman is dead

Superman Is Dead (SID), didirikan di Bali pada tahun 1995 oleh Bobby Kool (lead vocal, guitar, graphic designer), Eka Rock (bass and backing vocal) dan Jrx (drummer). Tiga cowok ini menggemari Green Day dan NOFX, dan belakangan mereka lebih terpengaruh oleh musik punk 'n roll dari Supersuckers, Living End dan Social Distortion.

Awalnya band mereka bernama Superman Silvergun, nama yang diambil dari lagu milik Stone Temple Pilot`s. Namun mereka memutuskan untuk ganti nama menjadi Superman Is Dead karena mereka yakin bahwa tak ada orang yang sempurna di dunia ini.

SID sempat memproduksi tiga album secara independen, yaitu Case 15 (1997), Superman is Dead (1999) dan Bad Bad Bad (mini album, 6 tracks - 2002) sebelum bergabung dengan Sony-BMG Indonesia pada bulan Maret 2003.

Bersama Sony-BMG, SID sudah merilis empat album, yaitu Kuta Rock City (2003), The Hangover Decade (2004), Black Market Love (2006), dan Angel & The Outsiders (2009).

PRESTASI SID

* August 2002, Openning Act Hoobastank, Hard Rock Hotel, Kuta, Bali
* Superman Is Dead “Hot & Freaky People 2003” MTV Trax Magazine January 2003
* June 2003 Superman Is Dead “MTV Exclusive Artist of the Month”
* Double Platinum Sony Music for Kuta Rock City Album
* 2003, MTV Award “Most Favorite New Artist”
* 2003, AMI Award “The Best New Artist”
* 2004, SCTV Music Awards “The Most Famous Album Nominee, Pop Rock Category” for Kuta Rock City Album
* 2006, AMI Awards “The Best Rock Album Nominee” for Black Market Love Album
* 2006, “Superman Is Dead The Best Local Band” The Beat Awards.
* 20 the best Indonesian Album 2006 for The Black Market Love Album. Rolling Stones Magazine Januari 2007
* April 2007, SID Opening Act for American Punk Rock Band NOFX at Hard Rock Café, Kuta, Bali.
* Soundrenaline Sound of Change 2007 Jimbaran Bali, “Message of Change” Artist Nominee.
* 17 June 2007, Guest Star Artist “Final Gudang Garam Rock Competition” Jakarta
* October 2007, Superman Is Dead did an amazing Australian tour, 8 cities, 16 gigs, 33 days.
* 150 the Best Indonesian Album for Kuta Rock City Album. Rolling Stones Magazine, Special Collectors’ Edition Desember 2007.
* 50 Hype Things in Indonesian Music Industrial 2008 for Superman Is Dead.
* Trax Music & Attitude Magazine Edition Januari 2008.
* 2008, Openning Act MXPX Jakarta.
* “SID as a New Icons of Bali”. Yak Magazine Maret, April, May 2008.
read more...

Sabtu, 08 Mei 2010

sistem

1. Fase Awal Pengembangan Sistem
Fase awal pengembangan sistem mengutamakan kemampuan pemakai dalam mengoperasikannya. Fase awal terdiri dari :
• Perencanaan sistem
• Analisis sistem
• Perancangan sistem secara umum/konseptual
• Evaluasi dan seleksi sistem

1.1 Fase Perencanaan Sistem
1.1.1 Latar Belakang Pengembangan Sistem
Perkembangan teknologi (tele)komunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut “information age” ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. e-Commerce merupakan extension dari commerce dengan mengeksploitasi media elektronik. Meskipun penggunaan media elektronik ini belum dimengerti, akan tetapi
desakan bisnis menyebabkan para pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan media elektronik ini.

1.1.2 Tujuan Dari Pengembangan Sistem
Tujuan dari pengembangan sistem ini adalah memudahkan dalam melakukan transaksi sewa kamar dan dapat langsung memilih/menentukan produk serta harganya.

1.1.3 Batasan Masalah
Dalam pengembangan sistem ini, penulis membatasi posting ini hanya menjelaskan tentang implementasi dan security saja.

1.1.4 Studi Faktor Kelayakan
• Kelayakan Teknis
Perancangan Sistem Informasi tentang penjualan kendaraan ini tidak begitu membutuhkan spesifikasi computer yang canggih, perancangan ini membutuhkan spesifikasi berstandar seperti.
OS Windows XP atauVISTA
128MB RAM
1GB HDD
Video Card 64MB

• Kelayakan Ekonomis
Sistem ini mempunyai nilai yang ekonomis, karena tidak terlalu berorintasi pada hardware yang canggih dan operator yang mempunyai keahlian khusus, jadi banyak biaya yang dapat di kurangi dengan memakai sistem ini seperti : biaya merekrut tenaga ahli, biaya perangkat lunak dan perangat keras yang dipakai.
• Kelayakan Legal
Pada sistem ini tidak menimbulkan konflik antara sistem yang sedang dipertimbangkan dengan kemampuan perusahaan untuk melaksanakan kewajibannya, karena dalam perancangan sistem ini membutuhkan biaya yang besar.
• Kelayakan Operasional
Pada sistem ini, prosedur dan keahlian pegawai sudah cukup untuk mengoperasikan sistem yang dirancang untuk kesuksesan sistem ini.
• Kelayakan Rencana
Pada sistem ini hanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk membuat sepenuhnya sistem ini dapat dioperasikan.

1.1.5 Studi Faktor Strategis
Produktivitas
Pada sistem ini, tidak membutuhkan banyak biaya, karena hanya membutuhkan minimal 1 server komputer untuk mengoperasikan sistem tersebut dalam kegiatan nyata. Dan pada tahap ini perancang sistem bisa menghilangkan atau mengurangi biaya tambahan yang tidak berarti.

Diferensiasi
Dengan adanya sistem ini pelayanan berbasis komputerisasi, pelayanan yang diberikan akan lebih cepat, proses lebih mudah untuk dilaksanakan, proses pembagian lebih terstruktur, lebih mudah dan cepat.

Manajamen
Pada perancangan ini dapat menyediakan informasi yang berguna bagi para konsumer yang ingin bertransaksi dalam melakukan penyewaan kamar hotel.
read more...

Selasa, 04 Mei 2010

SDLC

SIKLUS HIDUP SISTEM
(SYSTEMS LIFE CYCLE)

4.1 General Systems Life Cycle (GSLC)

Merupakan fase-fase utama (general) yang terjadi pada semua sistem, baik
sistem biologis, fisikal, sosial ataupun sistem lainnya. Adapun fase-fase
tersebut terbagi dalam empat fase, yaitu :
a. Development (introduction)
b. Growth
c. Maturity
d. Deterioration (decline)
Apabila digambarkan, GSLC akan terlihat seperti berikut :


|
| +---------------+\
| /: : \
| / : : \
| / : : \
| / : : \
| / : : \
| / : :
| /--------+/ : :
| / I : II : III : IV
|/ : : :
+---------------------------------------------------------------
Development Growth Maturity Deterioration

Gambar 4.1 : General Systems Life Cycle (GSLC)

4.2 Information Systems Life Cycle (ISLC)

Merupakan fase-fase utama (general) yang terjadi pada sistem informasi.
Adapun fase-fase tersebut terbagi dalam empat fase, yaitu :
a. Systems Development (Design)
b. Systems Implementation
c. Systems Operation (Maintenance)
d. Systems Obsolescence
Apabila digambarkan, ISLC akan terlihat seperti berikut :

|
| +---------------+\
| /: : \
| / : : \
| / : : \
| / : : \
| / : : \
| / : :
| /--------+/ : :
| / I : II : III : IV
|/ : : :
+---------------------------------------------------------------
Systems Systems Systems Operation Systems
Development Implementation (Maintenance) Obsalescence
(Design)

Gambar 4.2 : Information Systems Life Cycle

4.3 Systems Development Life Cycle (SDLC)

SDLC berfungsi untuk menggambarkan tahapan-tahapan utama dan langkah-langkah
dari setiap tahapan yang secara garis besar terbagi dalam tiga kegiatan
utama, yaitu :
a. Analysis
b. Design
c. Implementation
Setiap kegiatan dalam SDLC dapat dijelaskan melalui tujuan (purpose) dan
hasil kegiatannya (deliverable).
Apabila kegiatan utama tersebut dijabarkan ke dalam langkah-langkah yang
lebih rinci dapat digambarkan seperti berikut :

+---------------------------------------------------------------------+
: ANALYSIS : DESIGN : IMPLEMENTATION :
+---------------------------------------------------------------------+
: :
+---------------+ : :
+-->: Problem : : :
| : Detection : : :
| +---------------+ +-----------+ +-----------+
+---------> | | : | | : |
| +---------------+ | : +---------------+ | : +---------------+
| : Initial : | : : Output : | : : Programming / :
| : Investigation : | : : : | : : test :
| +---------------+ | : +---------------+ | : +---------------+
+---------> | | : | | : |
| +---------------+ | : +---------------+ | : +---------------+
| : Requirements : | : : Input : | : : Training / :
| : Analysis : | : : : | : : Other :
| +---------------+ | : +---------------+ | : +---------------+
+---------> | | : | | : |
+---------------+ | : +---------------+ | : +---------------+
: Generation of : | : : Files :--+ : : System :
: Alternatives : | : : : : : Change Over :
+---------------+ | : +---------------+ : +---------------+
| | : :
+---------------+ | : :
: Selection of :--+ : :
: Proper System : : :
+---------------+ : :

Gambar 4.3 : Stages of Problem Solving Systems Development Life Cycle (SDLC)

ANALYSIS
Dalam tahap analisis ini, digunakan oleh analis sistem untuk :
a. Membuat keputusan apabila sistem saat ini mempunyai masalah atau sudah
tidak berfungsi secara baik dan hasil analisisnya digunakan sebagai dasar
untuk memperbaiki sistem
b. Mengetahui ruang lingkup pekerjaannya yang akan ditanganinya.
c. Memahami sistem yang sedang berjalan saat ini
d. Mengidentifikasi masalah dan mencari solusinya

Kegiatan yang dilakukan dalam tahap analisis ini adalah :

1. Problem detection
a. Tujuan : Mendeteksi sistem, apabila sistem saat ini semakin
berkurang manfaatnya (memburuk).
b. Hasil : Laporan pendahuluan tentang permasalahan yang terjadi
dalam sistem.

2. Initial investigation
a. Tujuan : Memerikan sistem saat ini dengan penekanan pada daerah-
daerah yang menimbulkan permasalahan.
b. Hasil : Penjelasan sistem saat ini.

3. Requirement analysis (determination of ideal systems)
a. Tujuan : Mendapatkan konsensus dari komunitas pemakai dari sistem
informasi yang ideal. Sebuah penggantian sistem akan
menimbulkan jarak antara sistem saat ini dengan sistem
yang ideal (yang mengacu ke komputerisasi).
b. Hasil : Penjelasan kebutuhan analisis terhadap sistem.

4. Generation of system alternatives
a. Tujuan : Menggali (explore) perbedaan dari alternatif sistem dalam
mengurangi jarak (gap) antara sistem saat ini dengan
sistem idealnya.
b. Hasil : Dokumen-dokumen tentang alternatif sistem yang akan
digunakan untuk memperbaiki sistem.

5. Selection of proper system
a. Tujuan : Membandingkan alternatif-alernatif sistem dengan
menggunakan metodologi terstruktur, memilih alternatif
sistem yang paling baik, dan menjualnya (sell) kepada
management.
b. Hasil : Hasil-hasil dari studi sistem.

DESIGN
Dalam tahap perancangan (desgin) memiliki tujuan, yaitu untuk :
a. Mendesain sistem baru yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang
dihadapi perusahaan yang diperoleh dari pemilihan alternatif sistem yang
terbaik.

Kegiatan yang dilakukan dalam tahap perancangan ini adalah :

6. Output design
a. Tujuan : Memerikan bentuk-bentuk laporan sistem dan dokumennya.
b. Hasil : Bentuk (forms) dari dokumentasi keluaran (output).

7. Input design
a. Tujuan : Memerikan bentuk-bentuk masukan didokumen dan dilayar ke
sistem informasi.
b. Hasil : Bentuk (forms) dari dokumentasi masukan (input).

8. File design
a. Tujuan : Memerikan bentuk-bentuk file-file yang dibutuhkan dalam
sistem informasi.
b. Hasil : Bentuk (forms) dari dokumentasi file.

IMPLEMENTATION
Dalam tahap implementasi memiliki beberapa tujuan, yaitu untuk :
a. Melakukan kegiatan spesifikasi rancangan logikal ke dalam kegiatan yang
sebenarnya dari sistem informasi yang akan dibangunnya atau dikembangkannya.
b. Mengimplementasikan sistem yang baru.
c. Menjamin bahwa sistem yang baru dapat berjalan secara optimal.

Kegiatan yang dilakukan dalam tahap implementasi ini adalah :

9. Programming & testing
a. Tujuan : Mengkonversikan perancangan logikal ke dalam kegiatan
operasi coding dengan menggunakan bahasa pemograman
tertentu, dan mengetest semua program serta memastikan
semua fungsi / modul program dapat berjalan secara benar.
b. Hasil : Coding program dan spesifikasi program.

10.Training
a. Tujuan : Memimpin (conduct) pelatihan dalam menggunakan sistem,
persiapan lokasi latihan dan tugas-tugas lain yang
berhubungan denganp pelatihan (buku-buku panduan sistem).
b. Hasil : Rencana pelatihan sistem, modul-modul katihan dan
sebagainya.

11. System changeover
a. Tujuan : Merubah pemakaian sistem lama ke sistem bari dari sistem
informasi yang berhasil dibangun.Perubahan sistem merupakan tanggungjawab team designer ke pemakai siste (user organization).
b. Hasil : Rencana (jadwal dan metode) perubahan sistem (contract).
read more...

Senin, 05 April 2010

sistem 1

BAB I
KONSEP DASAR SISTEM

PENDAHULUAN

Pada bab ini akan dijelaskan bahwa teknologi hanya merupakan salah satu dari empat elemen sistem informasi dalam organisasi. Untuk mengembangkan sistem informasi, maka kita perlu memahami prinsip, teknik,dan catatan untuk analisis sistem dan desain sehingga kita akhirnya dapat memahami bagaimana menganalisa keadaan bisnis yang secara logis menerapkan teknologi informasi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.Prinsip-prinsip ini perlu dikuasai oleh seorang manajer atau pemakai system informasi disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini.

1. Para manajer bisnis sangat mungkin mengembangkan sistem mereka
sendiri. Untuk membangun sistem dengan end-user yang berkualitas,
seorang manajer harus menerapkan prinsip yang sama jika sistem
tersebut dikerjakan oleh pihak lain.

2. Seorang manajer bisnis mungkin saja bekerjasama atau berkonsultasi
dengan professional sistem. Untuk itu seorang manajer harus menguasai
konsep sistem sehingga dapat mengkomunikasikan dan
mengkonfirmasikan apa yang diinginkan oleh perusahaan.
3. Seorang manajer bisnis harus memahami konsep sistem untuk
menguasai Sistem Informasi.

konsep sistem

Sistem adalah seperangkat komponen yang saling berhubungan dan
saling bekerjasama untuk mencapai beberapa tujuan. Sistem informasi adalah
kumpulan hardware dan software komputer, prosedur, dokumentasi, formulir dan
orang yang bertanggungjawab untuk memperoleh, menggerakkan, manajemen,
distribusi data dan informasi. Proses yang harus diikuti dalam pengembangan
suatu sistem yang baik disebut sistem analysis and design (SA&D). SA&D ini didasarkan pada pendekatan sistem untuk mengatasi suatu masalah yang disebabkan oleh beberapa prinsip dasar berikut ini.





•Seorang manajer harus tahu apa (what) yang dilakukan oleh suatu
sistem sebelum membuat spesifikasi bagaimana (how) suatu sistem
bekerja.
•Memilih cakupan yang tepat atas keadaan yang dianalisa akan
berpengaruh terhadap masalah apa yang bisa diatasi dan yang tidak.
•Suatu masalah (atau sistem) sebenarnya terdiri dari beberapa masalah,
sehingga strategi yang tepat adalah mengurutkan masalah yang besar ke
masalah yang kecil.
•Pemecahan suatu masalah antara satu bagian dengan bagian lain
mungkin sekali berbeda, sehingga pemecahan alternatif yang
menunjukan perspektif yang berbeda hendaknya dibuat dan
diperbandingkan sebelum hasil akhir dipilih.
•Masalah dan pemahamannya berubah ketika dilakukan analisa, sehingga
seorang manajer harus mengambil pendekatan bertahap terhadap
pemecahan masalah. Hal ini memungkinkan komitmen yang terus
bertambah (incremental) terhadap pemecahan masalah tertentu, dimana
keputusannya adalah berlanjut atau tidak ke tahap berikutnya.

KERANGKA KERJA ORGANISASIONAL DARI SUATU SISTEM

Ada berbagai macam kerangka kerja organisasional dari suatu sistem,
namun yang terpenting adalah agar organisasi dapat bekerja efektif. Kerangka
kerja yang dimaksud seperti pada gambar 1.1 berikut adalah manusia, teknologi,
tugas-tugas/prosedur, dan struktur organisasi. Hal yang harus diperhatikan
adalah setiap kali kita mengubah satu karakteristik atau lebih dari empat
komponen yang ada, kita harus mempertimbangkan perubahan karakteristik
yang lain. Contoh sederhananya adalah kalau teknologi komputer di kantor
berubah, maka orang dalam organisasi tersebut harus pula berubah, dan
mungkin cara mengubahnya adalah dengan dilakukan pelatihan ulang bagi
pegawai. Kalau salah satu komponen organisasi berubah, dan komponen yanglain juga harus berubah, maka pertanyaannya adalah dalam konteks
kepentingan organisasi, komponen manakah yang pertama kali diubah?
Jawaban secara konkret mungkin sangat sulit, namun jika teknologi berubah,
maka kita harus mempertimbangkan kompensasi perubahan tiga komponen
lainnya. Kita dapat menggunakan perubahan ini untuk memaksa komponen lain
untuk ikut berubah, dan kita dapat menggunakan perubahan teknologi agar
terjadi inovasi yang menguntungkan perusahaan.
Gambar 1.1. Komponen Dasar dari Organisasi
Unsur Manusia Dalam Sistem Informasi
Manusia sebagai penyedia dan pemakai informasi merupakan bagian integral
dari sistem informasi. Pemahaman terhadap unsur manusia membantu
memahami mengapa suatu sistem tidak cocok untuk setiap orang. Newell dan
Simon (1972) membagi empat komponen pemrosesan informasi yakni
penerimaan rangsangan (reception of stimuli), mempengaruhi tindakan (effecting
actions), pemrosesan (processing), dan memori (memory).

Empat komponen ini pulalah yang digunakan dalam suatu sistem informasi yang menggunakankomputer yakni input, proses, output dan penyimpanan. Lebih lanjut Newell dan Simon menunjukan beberapa eksperimen bahwa manusia memiliki tiga jenis memori atau sistem penyimpanan yang berbeda.
lain juga harus berubah, maka pertanyaannya adalah dalam konteks
kepentingan organisasi, komponen manakah yang pertama kali diubah?
Jawaban secara konkret mungkin sangat sulit, namun jika teknologi berubah,
maka kita harus mempertimbangkan kompensasi perubahan tiga komponen
lainnya. Kita dapat menggunakan perubahan ini untuk memaksa komponen lain
untuk ikut berubah, dan kita dapat menggunakan perubahan teknologi agar
terjadi inovasi yang menguntungkan perusahaan.
Gambar 1.1. Komponen Dasar dari Organisasi
Unsur Manusia Dalam Sistem Informasi
Manusia sebagai penyedia dan pemakai informasi merupakan bagian integral
dari sistem informasi. Pemahaman terhadap unsur manusia membantu
memahami mengapa suatu sistem tidak cocok untuk setiap orang. Newell dan
Simon (1972) membagi empat komponen pemrosesan informasi yakni
penerimaan rangsangan (reception of stimuli), mempengaruhi tindakan (effecting
actions), pemrosesan (processing), dan memori (memory). Empat komponen ini
pulalah yang digunakan dalam suatu sistem informasi yang menggunakan
komputer yakni input, proses, output dan penyimpanan. Lebih lanjut Newell dan
Simon menunjukan beberapa eksperimen bahwa manusia memiliki tiga jenis
memori atau sistem penyimpanan yang berbeda.
read more...

Sabtu, 06 Maret 2010

Sistem informasi

Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.
[sunting] Definisi lainnya

* Sistem Informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan qq

* Sistem Informasi adalah satu Kesatuan data olahan yang terintegrasi dan saling melengkapi yang menghasilkan output baik dalam bentuk gambar, suara maupun tulisan.

* Sistem Informasi adalah Proses yang menjalankan fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk kepentingan tertentu; kebanyakan SI dikomputerisasi.

* Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien.

* Sistem informasi adalah kumpulan antara sub-sub sistem yang salaing berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user)

* Sistem informasi adalah sistem yang saling berhubungan dan terintegrasi satu dengan yang lain dan bekerja sesuai dengan fungsinya untuk mengatur masalah yang ada.

* Suatu sistem informasi (SI) atau information system (IS) merupakan aransemen dari orang, data, proses-proses, dan antar-muka yang berinteraksi mendukung dan memperbaiki beberapa operasi sehari-hari dalam suatu bisnis termasuk mendukung memecahkan soal dan kebutuhan pembuat-keputusan manejemen dan para pengguna yang berpengalaman di bidangnya.
read more...